Home / Kabar Desa / MENCEGAH PERNIKAHAN DINI DARI DESA

MENCEGAH PERNIKAHAN DINI DARI DESA

Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan oleh pasangan yang usianya belum cukup berdasarkan hukum tertulis. Undang-Undang Repuplik Indonesia No.1 tahun 1974 pasal 6 yang mencatat bahwa usia minimal pernikahan pada laki-laki adalah 19 tahun dan perempuan di usai 16 tahun.  Walaupun dalam kenyataannya, usia tersebut juga masih sangat beresiko untuk menikah.

Fenomena pernikahan dini sangat sering kita temui di masyarakat pedesaan.  Istilah ‘anak gendong anak’ juga muncul karena usia ibu dan anak tak ubahnya seorang kakak yang menggendong adiknya. Di desa, masih sering kita temukan anak perempuan menikah di bawah usia 15 tahun. Itu artinya satu tahun kemudian ia juga akan memiliki bayi, lalu di usia yang masih bisa dimanfaatkan untuk bermain dan belajar harus dituntut untuk mengurus bayi dan urusan-urusan keluarga lainnya.

Beberapa hal yang menjadi penyebab terjadinya pernikahan dini antara lain, masih banyak orang tua menyimapan kekhawatiran yang berlebihan jika melihat anaknya tumbuh menjadi remaja dan belum menikah. Hal lain yang menjadi pertimbangan orang tua, bahwa pernikahan dini dilakukan agar terhindar dari fitnah seperti halnya hamil diluar nikah serta ‘omongan’ tetangga sekitar yang menyebut si anak tidak laku, perawan tua dan sebagainya. Selain itu, didukung dengan latar belakang pendidikan orang tua dan anak, juga perekonomian.

Di Desa, mitos yang beranggapan jika anaknya cepat  menikah, maka selesailah tugas dan beban dari orang tua tersebut. Padahal jika kita kaji lebih jauh, hal tersebut akan menimbulkan masalah baru bagi orang tua maupun keluarga muda tersebut. Orang tua yang menikahkan anaknya dengan seseorang yang usianya tak jauh beda dan belum memiliki pekerjaan atau keahlian dalam bidang tertentu, akan menimbulkan persoalan baru, seperti bertambahnya beban keluarga untuk mencukupi kebutuhan keluarga tersebut. Persoalan lain yang muncul adalah meningkatnya angka kekerasan dalam rumah tangga dan angka perceraian pasangan muda, karena tingkat emosional yang belum stabil.

Pergaulan juga merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya pernikahan dini. Sehingga, sangat diharapkan adanya kerjasama orang tua, guru, perangkat desa hingga seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama membangun lingkungan yang aman bagi anak-anak. Orang tua harus terus memotivasi anak untuk beribadah, belajar dengan memberi pengaruh positif dan menjadi contoh bagi anak. Serta mendukung anak dalam mencapai cita-citanya.

Dampak negatif yang ditimbulkan dari pernikan dini antara lain adalah angka kemiskinan semakin bertambah karena sempitnya peluang untuk mendapat kesempatan kerja (status ekonomi keluarga rendah karena pendidikan yang minim). Selain itu, dampak lain adalah meningkatnya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perceraian. Kekerasan terhadap istri yang timbul karena tingkat berpikir yang belum matang bagi pasangan muda tersebut.

Melihat fenomena ini, sudah sepatutnya kita mencari solusi untuk masalah ini. Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain, sosialisasi dari pemerinatahan desa tentang pernikahan dini. Sosialisasi secara bertahap dan terus menerus juga akan membuka wawasan masyarakat, dan menerima pandangan baru yang positif. Sosialisasi ini bisa dikolaborasikan dengan pendidikan kesehatan reproduksi agar masyarakat paham tentang kesehatan reproduksi. Penerapan tertib administrasi di lembaga pemerintahan mulai dari kantor desa, KUA serta kecamatan sebagai pemangku kebijakan di tingkat desa. Melakukan diskusi berkala bersama tokoh agama, masyarakat dan jajaran perangkat desa. Melakukan pendataan untuk mengukur tingkat persoalan di desa sebagai bahan acuan. Menyampaikan informasi-informasi mengenai pendidikan kepada anak-anak muda di desa,agar semakin semangat dalam  melanjutkan sekolah. [Masruroh]

About Desa Sumbersalak

Check Also

ss

6 WEBSITE DESA TERBAIK SE-KABUPATEN JEMBER

Ada banyak Desa yang memiliki website di Kabupaten Jember. Namun tidak semuanya website aktif dengan baik. …

One comment

  1. subhanallah akhirx terexpose jg..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *