Home / Kabar Desa / PEMERINTAH ASURANSIKAN PROGRAM USAHA TANI

PEMERINTAH ASURANSIKAN PROGRAM USAHA TANI

IMG-20160511-WA0022

Pemerintah Desa Sumbersalak menggelar sosialisasi penerapan pemupukan Berimbang dan mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi tahun 2016 di Pendopo Sumbersalak, Selasa (10/05/2016).
Sosialisasi dengan tujuan untuk mensukseskan upaya khusus peningkatan produksi padi, jagung dan tanaman lainnya, diikuti oleh seluruh kelompok Tani dari unsur TNI, dan penyalur pupuk.
Kepala desa Sumbersalak Abdul Haki, mengatakan dalam sambutannya, bahwa pemerintah desa sumbersalak merasa terbantu dengan diadakannya sosialisasi seperti ini “ selama ini warga sumbersalak melakukan pemupukan yang over dan tidak teratur, dengan adanya sosialisasi ini, saya harap para petani benar benar memahami tentang penyaluran pupuk”. Kata Hakki
Kepala UPTD Pertanian Silo Agus Hidayat Mengatakan, bahwa jenis pupuk yang disubsidi oleh pemerintah yakni urea, ZA, dan NPK. Dan itu hanya dapat dibeli di kios-kios resmi. Dan mengakui bahwa di kecamatan Ledokombo jumlah pupuk bersubsidi tidak sesuai dengan RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok).
“Penggunaan pupuk bersubsidi harus memenuhi 4 kriteria, meliputi tepat dosis, tetap waktu, tepat cara dan tepat jenis atau bentuk. Dengan 4 kriteria tersebut dimaksudkan agar penggunaann pupuk lebih efektip dan efisien,” jelasnya
Dalam pemaparanya Agus Hidayat menambahkan bahwa di tahun 2016 ada program asuransi usaha tani padi, dan menjamin apabila para petani gagal panen akan disubsidi atau di asuransikan.
“Asuransi ini telah disubsidi oleh pemerintah sebesar Rp 144.000 sehingga petani hanya membayar Rp 36.000 per hektar “. Kata Agus
“ini berlaku selama satu musim panen, dengan mengikuti program asuransi ini para petani bisa mengklaim apabila terjadi gagal panen, dengan dana yang dicairkan sebesar Rp 6.000.000 per hektar. Kerusakan yang dapat dikleim harus 70 %. Perusahaan asuransi ini yang mengelola ialah Jasindo yang merupakan badan usaha milik negara”. tambah kepala UPTD Silo ini.
Selain asuransi, Agus Hidayat mengatakan bahwa Subsidi benih padi tahun 2016 di kabupaten Jember mendapatkan kapasitas untuk lahan tanam sebesar 53.000 hektar dengan harga benih Rp 2.500 per kg. Varietas padi yang disubsidi yaitu cibogo, ciherang, dan situbagendit.
Dia mengharap kepada seluruh kelompok tani agar segera mengkoordinir anggotanya karena pendaftaran ditutup pada tanggal 20 Mei 2016. Bahwa pemerintah telah membantu meningkatkan produksi gabah di tahun 2016. (Dewi & Febri)

About Desa Sumbersalak

Check Also

DSC_0080

Kenapa Piknik ke Desa Wisata Lebih Menarik, Ini Jawabannya

Apa kelebihan berwisata ke desa di banding wisata ke obyek-obyek modern buatan yang ada di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *