Home / Kabar Desa / Selada Air Tanaman Khas Desa Sumbersalak

Selada Air Tanaman Khas Desa Sumbersalak

IMG_20160112_144200SUMBERSALAK yang terdiri dari kata Sumber yang berarti Sumber Mata Air dan Salak artinya buah Salak. Menurut sejarah, konon di Desa sumbersalak terdapat sumber mata air yang berada tepat di bawah Pohon Salak. Bahkan menurut cerita versi lain ada yang berpendapat bahwa “SALAK” diambil dari kata “SELLAK” (Bahasa Madura) yang artinya Berdesakan. Berarti Sumbersalak adalah Sumbermata Air Yang berdesakan.

Pada kenyataanya Desa Sumbersalak banyak mata air yang muncul di sekitar sawah atau tempat lainnya dan terbesar adalah mata air yang terdapat di Dusun Karang Anyar dan Dusun Juroju. Untuk mata air yang berada di Dusun Karang Anyar sampai sekarang masih mengalir deras dan diambil untuk Air Bersih dan dialirkan ke desa-desa di Kecamatan Ledokombo.

Ternyata air tersebut masih melimpah dan mengalir ke saluran irigasi, dan lebih bagusnya lagi di sekitar Mata Air di kedua Dusun tersebut itu tumbuh tanaman sayur yang dahulu kala sebagai tanaman liar namun, sekarang sudah dibudidayakan oleh warga kedua dusun tersebut sampai sekarang, bahkan sudah mencukupi pasar luar kota. Tanaman sayur tersebut adalah selada air yang juga disebut oleh warga Desa Sumbersalak khususnya Selada Air dengan sebutan Arnong.

Selada air atau Arnong tumbuh di kawasan pegunungan, yang berhawa sejuk, terutama di kawasan penghasil sayuran. Di kawasan pegunungan seperti ini, selalu tersedia air jernih melimpah. Di tempat seperti inilah selada air bisa tumbuh dengan baik. Kalau selada air bisa tumbuh baik, berarti lokasi tersebut berketinggian paling sedikit 800 mdpl.

Selain dengan alti meter, ketinggian tempat juga bisa ditandai dengan ada atau tidaknya tanaman padi sawah, serta pohon kelapa. Kalau di kawasan tersebut masih ada sawah dengan tanaman padi, lalu masih ada pohon kelapa yang tumbuh dan berbuah baik, maka ketinggian tempat masih sekitar 700 mdpl.

Yang cukup menarik, selada air berkhasiat memperkuat daya tahan tubuh, terhadap serangan kanker paru-paru. Kandungan selada air antara lain zat besi, kalsium, asam folic, vitamin A, dan C. Selain untuk kanker, selada air juga berkhasiat melancarkan air seni (diuretik), mengeluarkan dahak (ekspektoran), menurunkan tekanan darah, dan anti oksidan.

Sosok selada air sangat khas, batang dan daunnya, sangat lunak. Rasa serta aromanya juga khas. Di pasar swalayan besar, selalu ada selada air, bersama dengan sayuran lain,. Harga selada air juga relatif murah, jika dibandingkan dengan sayuran lainnya.

Selada air biasa dimakan mentah sebagai lalap (salad). Di warung dan restoran ayam atau ikan goreng, sering disajikan lalap selada air, selain lalap lain seperti kemangi, poh-pohan, dan timun. Rasa selada air mentah getir dan pahit, mirip dengan rasa caisim (sawi bakso). Sebab mereka masih satu famili. Namun rasa getir dan pahit ini akan hilang apabila selada air direbus.

Cara merebus selada air juga beda dengan merebus daun pepaya atau daun singkong. Pertama air dididihkan. Setelah air mendidih, selada air dimasukkan, dan seketika itu juga api dimatikan, atau dikecilkan. Kalau api tetap besar, selada air akan menjadi sangat lunak, dan citarasanya akan hilang.

Setiap hari warga petani selada air dusun Karang Anyar harus mencapai target ribuan ikat, yang harus dipasarkan di pasar lokal yaitu di kecamatan Kalisat dan sekitarnya bahkan sampai menembus pasar yang berskala besar seperti pasar tanjung di Kab. Jember dan pasar pasar lainnya seperti daerah mangli dan sekitarnya.

Harga di pasar lokal dekat ikatan lebih besar dengan harga berkisar Rp 700 sampai Rp 1000 /ikat, namun kalau dibawa keluar kota ikatan itu lebih kecil dengan harga dari Rp 450 s/d Rp 600. ada petani yang mempunyai lahan luas, mereka bisa setiap hari memanen selada air tersebut tanpa harus kehabisan stok, karena lama pemulihan sampai bisa dipanen hanya selama delapan hari.

Setiap petani dalam satu hari 1000 ikat ada yang 500 ikat tergantung kesempatan waktu mereka dalam memanennya. dan sesuai dengan survey bahwa selada air yang berada di bawah aliran mata air itu jauh lebih segar dan lebih hijau dari yang lainnya. (Iwan- Warga Desa Sumbersalak)

About Desa Sumbersalak

Check Also

Screenshot_20191109_123020

Ibu Pintar di Rumah Inspirasi Ledokombo Gunakan Aplikasi Penentuan Menu Makan bagi Balita

Setiap ibu berkeinginan memberikan yang terbaik bagi anaknya. Selepas ASI eksklusif, seringkali ibu merasa kebingungan …

4 comments

  1. bisa di masak apa tuh ya…

  2. Mantap, jadi produk ungulan …..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *