Home / PENDAMPINGAN BMI DAN KELUARGANYA / Tungku dan Jerih Payah Ibu

Tungku dan Jerih Payah Ibu

Maret hingga Mei 2015 di setiap hari Jumat anak-anak Dusun Paluombo berkumpul di halaman Musholla At-Taufiq. Untuk apa mereka berkumpul? Jelasnya bukanlah untuk upacara tetapi untuk mengikuti kegiatan pendampingan anak. Dalam kegiatan tersebut dibimbing untuk bermain permainan tradisional dan pola hidup sehat. Permainan itu tidak hanya untuk “main-main” tetapi juga belajar makna dari setiap permainan termasuk belajar bekerjasama.

Nyatanya, bukan hanya anak-anak yang belajar bekerjasama. Ibu-ibu mereka juga nampak semangat untuk turut belajar bekerjasama dalam hal bersama-sama mengolah dan menyajikan makanan sehat yang nantinya di konsumsi bersama setelah bermain. Contoh saja jenang sum-sum yang dinikmati pada 13 Maret 2015. Proses pembuatannya dijelaskan oleh Siti Latifah dengan menekankan bahwa jenang sum-sum dibuat tanpa vetsin serta pewarna dan pemanis buatan. Dibalik Jenang sum-sum ini ada seorang ibu yang membantu membuatnya diatas tungku. Ibu Muflihatun namanya. Beliau sehari-harinya berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Ketika ditanya alasan mengapa bersedia membantu membuatnya karena sementara ini beliau hanya memiliki kemampuan menyumbangkan tenaga untuk membuat makanan. Selain itu, orang tua yang hadir juga membantu dalam menyajikan dan membagikan makan sehat untuk anak-anak. (Sisillia Velayati)

About Desa Sumbersalak

Check Also

Di KOTA PISANG : WARGA SUMBERSALAK BELAJAR MANFAATKAN KOTORAN HEWAN

Sumbersalak – Sejumlah kelompok  pertanian Pertanian Organik Desa  Sumbersalak melakukan kunjungan di desa Ranuwurung kecamatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *