Home / Kabar Desa / DORONG DESA RAMAH ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

DORONG DESA RAMAH ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK REPUBLIK INDONESIA: “DORONG DESA RAMAH ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK)”

b9e6169e-39a3-4004-9c29-95f7ed9cd09aDalam rangka mempersiapkan Desa Ramah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di tingkat desa, perlu dipersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) terlatih di masyarakat. Oleh karena itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak c.q. Deputi Bidang Perlindungan Anak dalam hal ini Asisten Deputi Perlindungan Anak Berkebutuhan Khusus telah melaksankan pelatihan pendamping ABK bagi aktivis desa selama 5 hari dari tanggal  07 sampai dengan tanggal 11 Agustus 2017 yang bertempat di Hotel Harris, Jalan Ahmad Yani Utara Reverside, Blok 1, Kabupaten Malang Jawa Timur.

“Perlindungan Anak Berkebutuhan Khusus atau disingkat ABK harus diperhatikan mulai tingkat bawah, yakni Desa, Kecamatan, Kabupaten, Kota, Provinsi, bahkan tingkat Nasional. Hal ini sesuai dengan Undang-undang baru No. 8 Tahun 2016 tentang ABK. Tujuannya agar ada kebijakan-kebijakan yang lebih baik untuk perlindungan anak ABK”, kata Bapak Indra Gunawan selaku Deputi Perlindungan Anak Berkebutuhan Khusus, dalam sambutannya.

Sedangkan menurut Yohanes Sbasno, ketua panitia palatihan pendamping Abk bagi aktivis desa, Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) memiliki keterampilan yang lebih dibandingkan dengan anak normal.

“Pelatihan bagi aktivis desa ini lebih pada menggali pengalaman dari peserta tentang kondisi ABK yang ada dilingkungannya”, imbuh beliau yang juga aktif dalam organisasi Aliansi Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM) Indonesia di 17 Provinsi.

Hadir juga untuk membuka pelatihan ini, Ibu Puji Astutik, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kependudukan, dan Keluarga Berencana Kabupaten Malang, dalam sambutannnya ia menyampaikan permasalahan yang sering terjadi di Kabupaten Malang,

“Banyak Kasus tentang anak yang harus berurusan dengan hukum, Banyak KDRT, Sodomi oleh anak TK terhadap PAUD, pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh orang terdekat, bisa teman bahkan keluarga”.

Pelatihan ini dikuti oleh sekitar 50 orang yang berasal dari berbagai provinsi dan kabupaten, diantaranya, Provinsi Banten, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), DIY Jakarta, DIY Yogyakarta, Kabupaten Pulon Progo, Trenggalek, Tulung Agung, Pacitan, Situbondo, dan Kabupaten Jember bekerjasma dengan Komunitas Belajar TANOKER Ledokombo.

Menarik dalam kegiatan ini para Fasilitator sudah banyak mengenyam pahit manisnya mendampingi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) serta dari lembaga yang menag khusus menangani Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Antara lain dari Tim PPRBM Bhakti Luhur Malang, Tim Raniwala Jakarta, Tim Yakkum Yogyakarta

Tujuan dari pelatihan ini agar peserta yang berasal dari aktivis desa dapat memahami macam-macam Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), Prinsip-prinsip dasar penanganan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), mewujudkan hak-hak anak, memiliki kemampuan dasar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), mewujudkan model desa ramah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), serta terwujudnya Desa Ramah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). (Dik)

About Desa Sumbersalak

Check Also

aaaa

PEMBINAAN  PENINGKATAN KAPASITAS ANGGOTA LINMAS DESA SUMBERSALAK  

Tim Redaksi Sumbersalak (Tires)  – Untuk meningkatkan Kapasitas  Anggota Linmas, Pemerintah Desa Sumbersalak  mengadakan pembinaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *