Home / Kabar Desa / Klaim Jejak Sejarah Damarwulan

Klaim Jejak Sejarah Damarwulan

20170718_122450

Selama 33 tahun mengabdi di Pemkab Jember, Herlan Suharto sudah merasakan kepemimpinan enam bupati. Berawal dari bupati Soepono yang berlatar belakang militer, hingga kini Faida yang merupakan bupati perempuan pertama dan berlatar belakang dokter. Sejak awal tahun ini, lelaki asli Desa Sumberjambe, Jember ini, dipercaya untuk menjadi Camat Ledokombo, sebuah kecamatan dengan 63.535 penduduk berdasarkan data tahun 2016.
“Kebanyakan warga kami bekerja di sektor agraris. Sebagai dataran tinggi, Ledokombo sebenarnya juga punya potensi kopi. Tapi warga lebih senang budidaya sengon karena dianggap lebih mudah dan menguntungkan,” tutur Herlan saat ditemui di kantornya.
Tak mau sekedar mengandalkan potensi pertanian, sejak beberapa tahun terakhir, Ledokombo juga berupaya mengembangkan potensi ekonomi di sektor lain. Salah satunya adalah potensi wisata berbasis pedesaan. Dengan nuansa alamnya yang khas, air yang masih jernih mengalir serta udara yang relatif sejuk, Ledokombo menawarkan ketenangan yang banyak dicara masyarakat perkotaan. Potensi itu ditambah dengan persinggungan sejarah yang ada di Desa Sumbersalak, salah satu dari 10 desa yang ada di Ledokombo.
Di Sumbersalak –desa dengan empat dusun itu-, dipercaya warga memiliki persinggungan sejarah dengan Damarwulan, salah satu tokoh sejarah yang kisahnya masih diselubungi misteri. “Di Desa Sumbersalak ini, ada satu tempat yang dipercaya menjadi tempat peristirahatan Prabu Damarwulan sebelum berperang dengan Prabu Minak Jinggo dari Banyuwangi,” jelas alumnus Universitas Moch Sroedji ini.
Hingga kini, -lanjut Herlan- beberapa artefak yang dipercaya terkait dengan Prabu Damarwulan itu masih tersimpan di Desa Sumbersalak. Terlepas dari kebenaran sejarah tersebut, di Desa Sumbersalak terdapat dua buah air terjun, yang salah satunya dinamakan Damar Wulan. “Air terjun ini punya potensi sebagai destinasi wisata alam, karena menawarkan nuansa alami yang banyak dicari masyarakat kota,” tutur Iwan Joyo Suprapto, salah satu pemuda asli Desa Sumbersalak.
Karena itu, sejak beberapa tahun terakhir, Iwan bersama rekan-rekannya, turut aktif mengembangkan potensi wisata alam di Sumbersalak. Salah satu yang kentara terlihat adalah dibangunnya akses jalan yang mempermudah turis untuk mencapai air terjun tersebut. (ad)

Dikutip dari Koran harian Radar Jember edisi Rabu, 02 Agustus 2017

About Desa Sumbersalak

Check Also

IMG-20171028-WA0023

Mantapkan kinerja Pengurus, Pengurus UKPK IAIN JEMBER adakan Rapat Kerja di desa sumbersalak

Pengurus baru salah satu di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) IAIN Jember yang tergabung dengan Unit …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *