Home / Kabar Desa / WARGA DESA SUMBERSALAK TOLAK KEBIJAKAN MENTERI

WARGA DESA SUMBERSALAK TOLAK KEBIJAKAN MENTERI

IMG-20170617-WA0008Kebijakan lima hari sekolah dalam seminggu menuai penolakan dari masyarakat desa. Kebijakan belajar 8 jam dalam sehari akan memutus sekolah Madrasah Diniyah yang sudah puluhan tahun berlangsung didesa. Bagi mereka madrasah diniyah sudah menjadi kewajiban seorang anak sepulang sekolah dasar untuk menimba ilmu agama Islam di langar atau mushalla tempat mengaji.

“Kebijakan lima hari sekolah tentu tidak akan kami terapkan karena akan menghapus sekolah madrasah diniyah yang sudah puluhan tahun berlangsung”, kata Ustadz Ali Muhsin, salah satu Kiai Muda NU Ranting Ledokombo serta Ketua Yayasan MI. Nurul Ulum dalam rapat wali murid serta pembagian rapor, SabtU 17 Juni 2017.

“Dengan madrasah diniyah ini kan untuk menyiapkan anak-anak yang nantinya akan melanjutkan ke pesantren-pesantren. Ketika mereka mondok nantinya sudah siap beradaptasi dengan pembelajaran di pesantren, imbuh Ustadz Ali Muhsin yang sudah puluhan tahun melaksanakan sekolah madrasah diniyah di lembaganya.

Sedangkan menurut kepala sekolah MI. Nurul Ulum, Ali Sabri, S.Pd.I kebijakan 8 jam sekolah dalam sehari sebenarnya merupakan penerapan Program Penguatan Pendidikan Karakter (P3K) yang berkedok Full Day School. Kegiatan semacam ini tidak layak diterapkan di desa karena anak-anak desa sudah punya kegiatan di siang sampai sore harinya yakni sekolah madrasah diniyah.

“Iya kalo anak kota sepulang sekolah tidak punya sekolah madrasah diniyah sedangkan di desa kami sudah puluhan tahun bahkan sudah turun temurun melaksanakan sekolah madrasah diniyah”, ujar Ali Sabri.

Para wali murid yang hadir dalam rapat tersebut pun semuanya setuju jika kebijakan ini tidak dilaksanakan didesa karena mereka berharap anak-anaknya kelak dapat melanjutkan di pesantren sambil sekolah.

Walaupun Muhadjir Efendi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia memastikan kebijakan lima hari sekolah dalam seminggu akan diterapkan mulai tahun ajaran 2017-2018 namun bagi pendidikan yang ada di desa kebijakan ini tidak dapat segera diterapkan karena masyarakat desa yang kental dengan madrasah diniyahnya.(Didik)

About Desa Sumbersalak

Check Also

aaaa

PEMBINAAN  PENINGKATAN KAPASITAS ANGGOTA LINMAS DESA SUMBERSALAK  

Tim Redaksi Sumbersalak (Tires)  – Untuk meningkatkan Kapasitas  Anggota Linmas, Pemerintah Desa Sumbersalak  mengadakan pembinaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *