Home / Kabar Desa / KREATIF, MASYARAKAT SUMBERSALAK MANFAATKAN SAMPAH MENJADI PUPUK

KREATIF, MASYARAKAT SUMBERSALAK MANFAATKAN SAMPAH MENJADI PUPUK

e-full PhotoGrid_1461979378228
Sumbersalak – Kegiatan pendampingan pertanian untuk bapak-bapak dan ibu-ibu di desa Sumbersalak ternyata membuahkan hasil. Bapak- bapak dan ibu – ibu melakukan percobaan tentang pengaruh penggunaan beberapa pupuk dan pestisida organik terhadap pertumbuhan tanaman terong tomat dan cabai. Seluruh anggota dibagi menjadi 4 tim yang beranggotakan 4 – 5 orang.
Tim 1 menggunakan pupuk cangkang telur dan pestisida daun sirsak untuk mengetahui bagaimana pengaruhnya terhadap tanaman tomat terong dan cabai. Tim 2 menggunakan pupuk kulit pisang dan pestisida babandotan. Tim 3 menggunakan pupuk batang pisang dan pestisida daun pepaya. Sedangkan pupuk daun bambu dan pestisida puntung rokok digunakan tim 4 dalam percobaan tersebut. Penanaman awal dilakukan pada tanggal 15 Maret 2016, dan hingga saat ini tanaman telah berumur 41 HST* (25/4).
Perbandingan hasil tanaman setiap tim cukup unik. Untuk tim 1 dengan menggunakan cangkang telur dan pestisida daun sirsak menghasilkan pertumbuhan yang meningkat setiap minggunya, hal ini terlihat dari hasil pengukuran tinggi tanaman dan jumlah daun. Penggunaan pupuk kulit pisang dan pestisida babandotan yang diaplikasikan oleh tim 2 tidak terlihat hasil yang cukup baik dimana pertumbuhan tanaman semakin berkurang pada setiap pengamatan sehingga perlakuan ini tidak disarankan untuk diaplikasikan dimusim hujan untuk hasil yang lebih baik. Tim 3 tidak melakukan pemupukan dan penyemprotan secara intensif sehingga beberapa tanaman mati akibat kurangnya nutrisi pada tanaman.
Hasil yang cukup unik yaitu pada percobaan yang dilakukan oleh tim 4, dimana bahan yang seharusnya digunakan untuk pestisida justru diaplikasikan sebagai pupuk organik. Namun, hasilnya sangat mengejutkan. Bagaimana tidak, tinggi dan jumlah daun pada setiap pengamatan selalu meningkat dan tidak ditemukan penyakit maupun hama yang menyerang tanaman, kondisi tanaman sangat subur dan segar. Pada tanaman tomat telah terlihat adanya bunga dan bakal buah pada tanaman. Sungguh merupakan hasil yang tak terduga. Pupuk yang digunakan yaitu dari puntung rokok, tembakau hitam, dan daun papaya yang direndam selama satu malam.
Berdasarkan hasil percobaan dapat direkomendasikan penggunaan pupuk organik yang cocok untuk diaplikasikan pada tanaman tomat, terong dan cabai adalah pupuk berbahan cangkang telur dan pupuk dari rendaman puntung rokok yang dikombinasikan dengan tembakau hitam dan daun papaya. Aplikasikan 2 – 3 kali seminggu untuk hasil yang optimal.
*) Hari Setelah Tanam
Oleh: Nur Izzatul Maulidah

PhotoGrid_1461980527873

PhotoGrid_1462147457056

PhotoGrid_1462147528603

PhotoGrid_1461980481062

About Desa Sumbersalak

Check Also

IMG-20171028-WA0023

Mantapkan kinerja Pengurus, Pengurus UKPK IAIN JEMBER adakan Rapat Kerja di desa sumbersalak

Pengurus baru salah satu di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) IAIN Jember yang tergabung dengan Unit …

One comment

  1. Today, I went to the beach with my children. I found a sea shell and gave it to my
    4 year old daughter and said “You can hear the ocean if you put this to your ear.” She put the shell to her
    ear and screamed. There was a hermit crab inside and it pinched her ear.
    She never wants to go back! LoL I know this is entirely off topic but I had to tell someone!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *